Begin Again?
Setahun lebih aku lalui, berjalan tertatih dan perih
Aku menolak untuk percaya pada setiap cinta yang datang, “aku dak mau lagi pacaran, aku mau fokus smo diri aku” kalimat itu kerap kali aku ucapkan ketika beberapa orang mencoba menyatakan ketertarikan nya ke arah ku.
Bukan tanpa sebab, pertanyaan-pertanyaan seperti “rania suko lagu apo? suko warno apo? suko makan apo?” menurutku terlalu membuang waktu ku yang sudah berkali-kali berujung ditinggalkan.
Tapi ternyata dia sedikit lebih nekat dari beberapa orang lainnya, ia tetap mencoba menarik obrolan dari ku walau aku bukan lah tuan rumah yang bijaksana, aku adalah ahli dalam hal mengabaikan, tak ku sangka ternyata ia bertahan dan perlahan membawaku ke dunia nya.
Aku berbahagia di lautan rasa resah karna cerita sebelumnya yang selalu mengecewakan, tapi akhirnya aku memilih untuk menikmati semua bahagia yang menghampiri tanpa menghiraukan bagaimana setelahnya, setidaknya aku menyadari bahwa mengkhawatirkan perih yang belum terjadi hanya akan menggannggu bahagia di masa sekarang.
Karna bagaimanapun ia pada akhirnya, yang terpenting aku berusaha memberikan kebahagiaan.
Namun sejujurnya pertanyaan kecil ku pada semesta yang tak ku temukan jawabnya kali ini sangat mengacaukan ku, penghuni lama memutar haluan nya dan berjalan ke arah ambang pintu ku yang sudah di bersihkan, menyapa hatiku sembari ia bertanya “sudah ado yg baru yo?” Lalu, apakah aku menjadi salah hanya karna berbahagia?
Harusnya tidak, tapi entahlah apakah aku pantas untuk bahagia yang hadir ini? atau ini hanya icip-icip seperti yang lalu?
Aku tak goyah dengan ia yang kembali menyapa, penuh dengan rasa takut namun dengan gagah nya aku mengatakan “iyo sudah ado”
Walau aku tak tau apakah tawa ejekan darinya atau ucapan “selamat” yang akan aku terima di masa depan, namun aku sungguh berharap, kali ini akan selalu berjalan dengan indah.
Komentar
Posting Komentar